Logo Bloomberg Technoz

Asap Karhutla RI Meluas, Kualitas Udara Singapura Semakin Buruk

News
14 October 2026 20:50

Kondisi udara Singapura imbas karhutla. (Sumber: Bloomberg)
Kondisi udara Singapura imbas karhutla. (Sumber: Bloomberg)

Megan Durisin - Bloomberg News

Bloomberg, Indeks kualitas udara di Singapura memburuk hingga masuk kategori tertinggi di sejumlah wilayah negara kota tersebut pada Rabu, ketika sebagian besar Asia Tenggara diselimuti kabut asap dari kebakaran hutan yang melanda Indonesia.

Data Badan Lingkungan Nasional Singapura (National Environment Agency/NEA) menunjukkan, pembacaan selama satu jam atas rata-rata konsentrasi partikel halus mencapai 288 di wilayah barat Singapura pada Rabu sore. Angka 251 ke atas dikategorikan sebagai “sangat tinggi”, tingkat tertinggi dalam sistem klasifikasi yang terdiri atas empat kategori. Pembacaan tersebut turun menjadi 234 pada pukul 17.00 waktu setempat, sementara empat wilayah lainnya di negara kota itu juga berada dalam kategori “meningkat” dan “tinggi”.


Sebagian besar kabut asap berasal dari asap yang terbawa angin dari negara tetangga, Indonesia, yang tengah mengalami musim kebakaran hutan terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi kering berkepanjangan yang diperparah oleh fenomena El Niño kuat menciptakan kondisi yang membuat kebakaran akibat pembukaan lahan sulit dikendalikan dan menghasilkan asap berbahaya. Situasi ini memicu kekhawatiran terkait kesehatan masyarakat dan hubungan diplomatik di kawasan.

Singapura, Kuala Lumpur, dan Medan di Sumatra, Indonesia, menjadi tiga kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia pada Rabu malam, menurut data yang dihimpun IQAir.