Logo Bloomberg Technoz

Ekonom Kritik HP Gratis untuk Bansos: Manfaat Tak Jelas

Pramesti Regita Cindy
14 October 2026 21:00

Penyaluran bantuan pangan beras Bulog oleh PT POS Indonesia di RPTRA Petukangan Berseri, Rabu (11/12/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Penyaluran bantuan pangan beras Bulog oleh PT POS Indonesia di RPTRA Petukangan Berseri, Rabu (11/12/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia mengkritik rencana pemerintah membagikan telepon seluler (HP) gratis kepada masyarakat untuk mendukung upaya digitalisasi bantuan sosial (Bansos) dinilai belum memiliki urgensi yang jelas. 

Menurut Direktur Riset Bidang Makroekonomi, Kebijakan Fiskal dan Moneter Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Akhmad Akbar ketimbang memberikan HP gratis ke masyarakat dalam upaya digitalisasi bansos, ia menilai seharusnya pemerintah perlu memastikan lebih dahulu apakah persoalan utama penyaluran bansos memang terletak pada keterbatasan akses perangkat digital atau justru pada ketepatan sasaran dan pengawasan distribusi bantuan.

Selain itu menurutnya, apabila bansos selama ini sudah diterima masyarakat dengan baik, pemerintah perlu menjelaskan persoalan yang membuat pengadaan HP menjadi kebutuhan mendesak. 


Sebaliknya, jika masih terdapat kesalahan penyaluran, pemerintah harus mengatasi akar persoalan tersebut.

"Boleh ditulis 'Ini adalah contoh kebijakan enggak jelas' nggak apa-apa. Pertanyaan gini, harusnya rakyat tuh butuh apa kan diidentifikasi dulu," kata Akhmad di sela-sela Diskusi 2 tahun Pemeritahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (14/10/2026).