Logo Bloomberg Technoz

Survei Bloomberg: Ekonomi RI Tumbuh 5,2% Tahun Ini

Redaksi
14 October 2026 11:54

Ilustrasi Pasar Tradisional (Sumber: Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi Pasar Tradisional (Sumber: Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Jelang kuartal terakhir tahun ini, kondisi ekonomi Indonesia masih diliputi pelemahan daya beli yang berpotensi memengaruhi  prospek pertumbuhan ekonomi. Namun, belanja yang cukup masif dari pemerintah masih menjadi salah satu penopang ekonomi domestik. 

Berdasarkan survei Bloomberg, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan 4,9% pada kuartal IV-2026. Angka ini naik dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 4,86%.

Alhasil, sepanjang 2026, pertumbuhan ekonomi Nusantara diperkirakan mencapai 5,2%. Lebih tinggi dari prakiraan sebelumnya, 5,11%. 


Dari sisi produksi, indikator itu sudah tergambar dari capaian aktivitas manufaktur yang kembali masuk ke zona ekspansi, serta adanya surplus perdagangan. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur meningkat dari 49,8 pada Agustus menjadi 52,4 pada September. 

Sementara itu, surplus perdagangan Agustus mencapai US$3,55 miliar, meningkat dari US$1,22 miliar pada periode sebelumnya. Ekspor juga tercatat tumbuh 6,72% secara tahunan, sedangkan pertumbuhan impor melambat dari 27,02% menjadi hanya 19,09%.