Logo Bloomberg Technoz

Ia berharap aksi entitas baru tersebut akan memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan yang tengah dihadapi industri TPT dalam negeri, salah satunya optimalisasi ketelurusan bahan baku.

"Kami memohon untuk disertakan juga perusahaan-perusahaan eksisting yang sudah puluhan tahun berkontribusi untuk perekonomian di Indonesia."

Menteri Perindustrian (Menperin) Sarmuji mengatakan BUMN Tekstil akan berperan sebagai perusahaan pelat merah yang mengembangkan perusahaan tekstil eksisting di dalam negeri.

Dengan kata lain, langkah tersebut dilakukan lewat akuisisi sejumlah perusahaan tekstil yang telah mengalami kebangkrutan, salah satunya seperti PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex.

"Memang nanti ada beberapa perusahaan tekstil yang diakuisisi. Iya [termasuk Sritex], dan beberapa perusahaan nanti diakusisi," ujar Sarmuji, Selasa kemarin.

Sarmuji mengatakan rencana tersebut nantinya diharapkan dapat menyatukan berbagai subsektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) agar semakin berkembang.

Otoritas Perindustrian, kata dia, juga telah bertemu dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, sebagai penyuntik dana dalam pembentukan BUMN Tekstil tersebut.

"Itu menjadi lebih bermakna nanti karena menyatukan beberapa kekuatan. Satu tekstil dengan perusahaan tekstil lain punya kekuatan masing-masing. Nanti kita akan sinergikan," tutur dia.

(ain)

No more pages