Logo Bloomberg Technoz

Harga Smartphone Global Sudah Naik 20%, Pasokan Chip Jadi Biang

Redaksi
13 October 2026 15:25

Suasana sentra perdagangan HP Ponsel di ITC Kuningan. Perangkat ponsel alami kenaikan harga 10-20% efek kelangkaan chip. (Bloomberg Technoz/Merinda)
Suasana sentra perdagangan HP Ponsel di ITC Kuningan. Perangkat ponsel alami kenaikan harga 10-20% efek kelangkaan chip. (Bloomberg Technoz/Merinda)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rapor pengiriman smartphone secara global pada kuartal ketiga tahun 2026 mempertegas potret suram, bahkan realisasinya menjadi yang paling rendah dalam 14 tahun terakhir. Situasi yang tidak menguntungkan ini disebabkan semakin mahalnya harga ritel smartphone, dimana lembaga riset Counterpoint mencatat lonjakannya mencapai 20%.

Faktor terbatasnya pasokan memori, menyebabkan lemahnya angka pengiriman 20% secara yoy, situasi yang membuat sebagian besar produsen OEM membatasi pasokan.

Counterpoint Research dalam laporan terbaru mengukap bahwa memori DRAM dan NAND terus mengalami kenaikan harga hingga mendorong meroketnya BoM atau Bill of Materials.


Realitas BoM serta pasokan yang terbatas “secara signifikan mengganggu pengiriman OEM,” terang Counterpoint dikutip Selasa (13/10/2026), yang kemudian membebankan tingginya biaya tersebut pada konsumen lewat kenaikan harga jual. Harga jual secara rerata juga meningkat.

“Pada kuartal ketiga merupakan periode kuartalan kedua berturut-turut yang menanggung dampak penuh dari krisis memori,” terang Shilpi Jain, analis senior dari Counterpoint.