MASIFIKASI HDEV
Adopsi Truk Listrik, RI Disarankan Pakai Teknologi Tukar Baterai
Sabrina Mulia Rhamadanty
13 October 2026 10:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai penggunaan teknologi battery swapping atau penukaran baterai merupakan solusi paling efektif untuk menunjang operasional truk listrik di dalam negeri.
Chief Executive Officer (CEO) IESR Fabby Tumiwa mengatakan penerapan teknologi ini dinilai jauh lebih efisien dibandingkan dengan pengisian daya konvensional yang memakan waktu lama, terutama untuk baterai berkapasitas besar hingga 900 kilowatt hour (kWh).
Dengan sistem penukaran otomatis berbasis robotik, proses penggantian baterai hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit.
“Kita bisa meniru teknologi China, yang efektif itu battery swapping, karena bisa cepat. Perbandingannya kalau kita charging baterai 900 kWh itu kan lama. Kalau pakai swapping 10 menit otomatis bisa beres,” ungkap Fabby saat dihubungi Bloomberg Technoz, Selasa (13/10/2026).
Fabby menambahkan jika merujuk pada laporan International Energy Agency (IEA), pengisian daya cepat (fast charging) standar untuk baterai kendaraan niaga berat berkapasitas di atas 300 kWh hingga 900 kWh umumnya masih memerlukan waktu tempuh atau downtime antara 1 hingga 3 jam per sesi.






























