Logo Bloomberg Technoz

MASIFIKASI HDEV

Ekspansi Truk Listrik di RI Masih Perlu Dibarengi Charging Depot

Sabrina Mulia Rhamadanty
12 October 2026 10:20

Truk-truk diparkir di sebelah stasiun pengisian daya di Yulin, Provinsi Shaanxi, China./Bloomberg- Gilles Sabrie
Truk-truk diparkir di sebelah stasiun pengisian daya di Yulin, Provinsi Shaanxi, China./Bloomberg- Gilles Sabrie

Bloomberg Technoz, Jakarta – Managing Director Energy Shift Institute (ESI) Putra Adhiguna menyatakan ekspansi armada truk listrik di Indonesia harus diimbangi dengan percepatan pembangunan charging depot serta stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Putra menilai keberadaan SPKLU saat ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sehingga adopsi truk listrik secara alami juga masih terbatas di wilayah tersebut.

“Kalau mau ekspansi sampai bisa menekan penggunaan solar atau diesel, infrastruktur pendukungnya juga harus diperbanyak. Saat ini [fasilitas SPKLU] masih fokus di Jawa, sehingga wajar penggunaan truk listrik juga fokusnya di Jawa,” ungkap Putra saat dihubungi, Senin (12/10/2026).


Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat jumlah SPKLU untuk kendaraan roda empat ke atas di Indonesia telah mencapai sekitar 4.892 unit per Mei 2026.

Seorang pengemudi truk listrik menggunakan stasiun pengisian daya di Yulin, Provinsi Shaanxi, China./Bloomberg-Gilles Sabrie

Kemudian, pembagiannya di Indonesia masih didominasi Pulau Jawa dengan porsi lebih dari 60% dari total infrastruktur yang ada, disusul wilayah Sumatra dan Bali.