"Bakteri tersebut dapat menyebabkan salmonelosis, yakni infeksi yang menyerang saluran pencernaan,"katanya.
Gejala infeksi Salmonella antara lain diare, demam, nyeri perut, muntah, dan dehidrasi. Pada bayi dan anak kecil, infeksi ini dapat berkembang menjadi lebih berat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius.
Selain berisiko menyebabkan infeksi, telur mentah juga tidak memberikan manfaat gizi tambahan yang sebanding dengan risiko konsumsinya. Karena itu, keamanan dan cara pengolahan makanan perlu menjadi perhatian orang tua maupun pengasuh anak.
Peringatan ini disampaikan menyusul kasus bayi berusia 24 bulan yang diduga meninggal dunia setelah dicekoki telur mentah oleh neneknya di Jawa Timur.
Kasus tersebut menjadi perhatian setelah beredar di media sosial dan keluarga bayi meminta pertolongan agar sang anak segera mendapat penanganan di RSUD Dr. Soetomo.
Bayi tersebut dilaporkan menjalani perawatan selama tiga hari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Pihak rumah sakit membenarkan kabar tersebut, tetapi belum menyatakan penyebab utama meninggalnya bayi itu.
(dec/spt)





























