Respons IDAI soal Bayi yang Meninggal Dicekoki Telur Mentah
Redaksi
12 October 2026 13:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DR Dr. Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan telur mentah atau setengah matang kepada bayi dan anak.
Hal ini menyusul respons dari bayi yang diduga meninggal akibat dicekoki oleh neneknya di Jawa Timur.
Piprim mengatakan, pemberian makanan kepada bayi harus mempertimbangkan usia, kebutuhan gizi, kesiapan perkembangan, serta keamanan pangan. Hal ini penting untuk memastikan makanan yang diberikan mendukung pertumbuhan anak tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
"Pemberian makanan pada bayi harus memperhatikan usia, kebutuhan gizi, kesiapan perkembangan, serta aspek keamanan pangan untuk menjamin pertumbuhan dan perkembangan yang optimal," kata Piprim dalam keterangan tertulis, Senin (12/10).
Dia menegaskan, telur mentah maupun setengah matang tidak dianjurkan untuk diberikan kepada bayi dan anak karena berisiko mengandung bakteri Salmonella.






























