IDAI Minta Anak-anak Tetap di Rumah Saat Kualitas Udara Memburuk
Dinda D
17 October 2026 10:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau masyarakat untuk melindungi anak-anak dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso mengatakan penggunaan masker perlu dipertimbangkan untuk melindungi anak dari paparan asap. Namun, masker tidak dianjurkan bagi bayi dan balita berusia di bawah dua tahun.
"Penggunaan masker juga mungkin perlu dipertimbangkan. Jangan lupa bahwa bayi dan balita di bawah usia dua tahun ini memang agak sulit menggunakan masker, bahkan tidak dianjurkan," ujar Piprim dalam konferensi pers mengenai dampak asap karhutla terhadap anak, Jumat (16/10/2026).
Sementara itu, dokter spesialis anak dari Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi IDAI, Fifi Sofiah, mengatakan anak berusia di bawah dua tahun sebaiknya tetap berada di dalam rumah karena sulit menggunakan masker. Perlindungan lebih ketat juga diperlukan bagi anak yang memiliki asma, alergi, maupun penyakit kronis lainnya.
Fifi menjelaskan, pembatasan aktivitas anak di luar rumah perlu disesuaikan dengan kondisi kualitas udara. Bayi baru lahir atau neonatus menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap paparan polusi udara.
























