KELISTRIKAN
Meteran & PLTU Bisa Jegal Rencana RI Buat Tarif Listrik Real Time
Azura Yumna Ramadani Purnama
09 October 2026 11:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Rencana penerapan tarif listrik secara waktu riil atau real time di Indonesia rawan terhambat ketersediaan meteran pintar, struktur biaya pembangkitan listrik, hingga aspek keadilan bagi pelanggan.
Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN) Iwa Garniwa menyatakan Indonesia baru memiliki sekitar 5—7 juta pelanggan yang menggunakan sistem meteran listrik advanced metering infrastructure (AMI) dari total sekitar 85 juta pelanggan PT PLN (Persero).
Penerapan tarif yang mengikuti waktu pemakaian, padahal, membutuhkan AMI agar konsumsi listrik pelanggan dapat dipantau secara lebih terperinci.
Menurut Iwa, kebutuhan investasi untuk memperluas penggunaan meteran tersebut diperkirakan mencapai Rp30—Rp40 triliun.
“Denmark semua rumah sudah smart meter. Kita baru 5—7 juta dari 85 juta pelanggan PLN yang pakai AMI. Tanpa AMI, tidak bisa real time. Investasi butuh Rp30—Rp40 triliun,” kata Iwa kepada Bloomberg Technoz, Jumat (9/10/2026).































