PASOKAN ENERGI
Membedah Tantangan Saat RI Ingin Berburu Minyak Murah
Sabrina Mulia Rhamadanty
09 October 2026 10:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar Ekonomi dan Energi Universitas Padjadjaran (Unpad) Yayan Satyakti menilai langkah Indonesia mencari sumber pasokan minyak mentah dengan harga murah di tengah dinamika pasar global menghadapi tantangan kompleks.
Tantangan pertama terletak pada durasi pengiriman minyak mentah (crude oil) yang berisiko melonjakkan biaya angkut.
“Bicara harga murah, harus dilihat juga dari sudut pandang total biaya operasional Kilang Pertamina. Sebenarnya sumber selain Timur Tengah enggak murah-murah banget, tetapi lebih efisien secara biaya pengolahan,” kata Yayan saat dihubungi Bloomberg Technoz, Jumat (9/10/2026).
Yayan mengatakan, dari sisi harga jual fisik atau free on board (FOB di pelabuhan asal, minyak dari Afrika Barat—seperti Nigeria dan Angola—serta Amerika Selatan—seperti Brasil dan Guyana—umumnya tidak lebih murah dibandingkan dengan minyak Timur Tengah.
Terlebih, minyak dari kawasan Atlantik tersebut tergolong jenis light sweet (ringan dan rendah belerang).































