Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Mencoba Bangkit, Saatnya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
09 October 2026 07:02

Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)
Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia naik pada perdagangan kemarin. Sepertinya aksi bargain hunting alias ‘serok’ di bawah menjadi penyebab kenaikan harga sang logam mulia.

Pada Kamis (8/10/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.144,6/troy ons, Menguat 0,82% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga emas naik usai koreksi lebih dari 1% pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Dalam sepekan terakhir, harga terpangkas 0,85% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga jatuh 5,81%.


Jadi, rasanya harga emas sekarang sudah ‘murah’. Ini membuat investor kembali melirik dan melakukan aksi borong.

Selain itu, kabar dari Amerika Serikat (AS) juga suportif bagi harga emas. Bloomberg News mengabarkan, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa sudah ada diskusi yang produktif dengan Iran.