Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Termurah dalam Sebulan Terakhir, Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
08 October 2026 07:11

Ilustrasi emas batangan di tengah Logam Mulia (LM) Antam yang terus melesat. (Bloomberg)
Ilustrasi emas batangan di tengah Logam Mulia (LM) Antam yang terus melesat. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia merosot pada perdagangan kemarin. Kenaikan harga minyak jadi sentimen negatif bagi sang logam mulia.

Pada Rabu (7/10/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.108,8/troy ons. Anjlok 1,34% dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya dan menjadi yang terendah dalam sebulan terakhir. 

Penyebab koreksi harga emas adalah harga minyak mentah yang kembali menguat. Kemarin, harga minyak jenis brent naik 0,36% ke US$ 100,94/barel. 


Harga brent sudah naik dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga terkerek 0,62%.

Ke depan, risiko lonjakan harga minyak masih terbuka karena konflik di Timur Tengah yang belum kunjung usai. Bloomberg News memberitakan, seperti dikutip dari The Atlantic, Gedung Putih sedang mempelajari opsi untuk menyerang Iran sebelum Pemilu sela bulan depan.