Prancis Kerahkan 3.000 Guru Pengganti Redam Protes Pelajar
News
09 October 2026 06:40

Albertina Torsoli - Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintah Prancis berjanji mengerahkan ribuan guru tambahan ke sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar di seluruh negeri. Langkah ini dilakukan untuk meredam aksi protes pelajar yang berujung bentrokan dengan polisi antihuru-hara.
Perangkat lunak yang baru diterapkan “membantu mengidentifikasi sekolah-sekolah yang menghadapi situasi yang saya sebut sangat bermasalah,” kata Menteri Pendidikan Edouard Geffray dalam wawancara dengan stasiun televisi TF1 pada Kamis (8/10). Ia sekaligus memaparkan perincian “rencana darurat” untuk menanggapi keluhan para pelajar. “Mulai besok, kami akan mengerahkan guru ke sekolah-sekolah tersebut.”
Sebanyak 3.000 guru pengganti yang saat ini belum mengajar karena “proses penempatan sebelumnya tidak berjalan efektif” akan dikerahkan ke ruang kelas “dalam beberapa jam ke depan, dalam beberapa hari mendatang,” kata Geffray. Ia juga akan mengizinkan perekrutan “beberapa ratus guru lebih banyak daripada jumlah yang biasanya diperbolehkan”. Geffray mengatakan, langkah-langkah tersebut akan menelan biaya “puluhan juta euro” hingga akhir tahun ini.
Pelajar Prancis melanjutkan aksi protes pada Kamis setelah Perdana Menteri Sebastien Lecornu mengatakan pemerintah baru akan menyampaikan respons kebijakannya pada akhir Oktober.




























