Logo Bloomberg Technoz

Dalam wawancara dengan majalah Time yang diterbitkan awal bulan ini, Trump mengatakan peningkatan serangan militer terhadap Iran “mungkin” dilakukan setelah pemilu. Trump juga mengisyaratkan bahwa Iran sedang menunggu untuk melihat bagaimana kinerja Partai Republik yang dipimpinnya dalam pemilihan paruh waktu.

Pada September, Trump secara tegas menepis anggapan bahwa pemilu akan memengaruhi keputusan terkait perang dengan Iran.

“Saya sama sekali tidak mempertimbangkan pemilu dan tidak akan mempertimbangkannya dalam mengambil keputusan terkait Iran,” kata Trump. “Hal itu bahkan tidak terlintas dalam pikiran saya.”

Dalam unggahannya pada Kamis, Trump tidak memberikan perincian mengenai pembicaraan yang disebutnya sedang berlangsung dengan Iran. Negosiasi masih menemui jalan buntu terkait sejumlah isu, termasuk penguasaan Selat Hormuz yang strategis. Trump sebelumnya menolak tawaran Iran setelah kedua pihak mengadakan pembicaraan melalui mediator di sela-sela pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September.

Trump berulang kali menyebut adanya pembicaraan diplomatik yang produktif atau masih berlangsung dengan Iran, tetapi belum membuahkan hasil. Ia juga berulang kali mengancam akan meningkatkan eskalasi militer terhadap Teheran, terkadang tanpa memerintahkan serangan baru. Pada Kamis, Trump menambahkan bahwa blokade laut AS terhadap ekspor Iran akan tetap diberlakukan.

Namun, serangan terbaru Iran terhadap kapal tanker mengancam akan menghambat peningkatan arus minyak yang belakangan kembali melintasi Selat Hormuz. UK Maritime Trade Operations melaporkan sembilan serangan di jalur perairan tersebut sepanjang Oktober hingga saat ini.

Meski pengiriman minyak melalui Selat Hormuz mulai mendekati level sebelum perang dengan bantuan militer AS, gelombang serangan Iran baru-baru ini telah turut memicu lonjakan harga minyak kembali.

AS juga memutuskan memindahkan pesawat pengebom B-1B dari pangkalan udara di Inggris awal pekan ini dengan alasan adanya ancaman teror.

Pangkalan RAF Fairford sebelumnya digunakan AS dalam kampanye pengeboman terhadap Iran pada tahap awal konflik. Namun, pesawat-pesawat pengebom tersebut segera dipindahkan setelah sejumlah pria ditangkap di luar pangkalan. Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengatakan Iran kemungkinan terlibat dalam rencana tersebut, sementara Trump menyatakan pemindahan pesawat dilakukan untuk mengurangi risiko keamanan.

Pejabat Inggris mengatakan kepada Bloomberg bahwa mereka khawatir keputusan Trump akan mendorong Teheran dan Moskow menggunakan lebih banyak kelompok proksi untuk melancarkan serangan sabotase. Para pejabat Eropa sendiri masih kesulitan menghadapi rangkaian serangan yang disebut sebagai perang hibrida Rusia di berbagai wilayah benua tersebut, termasuk upaya serangan di Jerman dan sejumlah negara lain.

Kelompok militan Houthi yang didukung Iran di Yaman juga menyerang dua bandara di negara tetangganya, Arab Saudi, dalam dua hari terakhir. Serangan tersebut menewaskan tiga orang dan melukai puluhan lainnya, sekaligus menjadi pukulan bagi salah satu mitra utama Washington di Timur Tengah.

Saat ini, AS memilih tidak terlibat langsung dalam serangan balasan yang didukung Arab Saudi untuk merebut kembali wilayah yang diklaim Houthi. Namun, sekutu-sekutu Arab Saudi dapat menghadapi tekanan untuk meningkatkan keterlibatan mereka seiring dengan peluncuran rudal balistik ke arah Riyadh.

(bbn)

No more pages