Suahasil Klaim Spread SBN RI & AS Hanya 188 Bps: Inflow Terjaga
Pramesti Regita Cindy
08 October 2026 20:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim selisih imbal hasil atau spread Surat Berharga Negara (SBN) dengan obligasi Amerika Serikat (AS) atau US Treasury 10 tahun terus menyempit.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan hingga per 7 Oktober 2026, spread antara keduanya berada di kisaran 188 basis points (bps).
Sejalan dengan kian menyempitnya selisih presentase SBN dengan UST tersebut, dia mengatakan, hal itu menandakan indikator penting dalam menentukan daya tarik aset Indonesia bagi investor global.
"Dengan kita punya spread yang lebih kecil, kita tadi seperti saya sampaikan di depan telah mampu menjaga capital inflow saat ini, termasuk melalui SBN," kata Suahasil dalam Investor Daily Summit (IDS) di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Di sisi lain, posisi spread RI yang berada di level 188 bps juga lebih rendah dibandingkan sejumlah negara pembanding lainnya seperti India di 196 bps, Filipina 240 bps, Afrika Selatan 379 bps, Meksiko 409 bps, dan Brasil 765 bps.






























