Logo Bloomberg Technoz

Selepas pengendalian MBSS berpindah tangan ke konglomerat Andy Wibowo lewat kendaraan investasinya, PT Wibowo Group Capital, saham perseroan di bursa terus menguat selama tiga bulan terakhir.

Andy Wibowo atau Haji Andy lewat Wibowo Group Capital memborong sekitar 1,44 miliar saham pengendali sebelumnya,  PT Galley Adhika Arnawama, dengan nilai transaksi sekitar Rp4,2 triliun pada awal Agustus 2026.

Menurut cerita sumber Bloomberg Technoz, pergerakan harga saham MBSS itu didorong oleh kabar rencana konsolidasi sekitar 180 kapal milik Gandasari Group ke MBSS.

Berdasarkan informasi di media massa, Haji Andy lebih dahulu dikenal luas sebagai konglomerat yang menguasai bisnis pelayaran lewat ekosistem Gandasari Group.

Lewat grup usaha Gandasari itu, Haji Andy membangun portofolio luas di sektor maritim, pertambangan, konstruksi dan jasa kepelabuhan.

Mengikuti kabar yang beredar di antara pelaku pasar itu, sejumlah broker ritel dan institusi merespons beragam beberapa waktu belakangan.

Beberapa broker aktif mengakumulasi saham MBSS dengan skala besar seperti Ciptadana Sekuritas Asia (KI), BNI Sekuritas (NI), Lotus Andalan Sekuritas (YJ) hingga CGS International Sekuritas Indonesia (YU).

Ciptadana memborong 33,2 ribu lot saham MBSS dengan nilai Rp13,6 miliar selama sepakan terakhir. Sementara itu, BNI Sekuritas dan Lotus Andalan masing-masing memborong 28,7 ribu lot dan 22,3 ribu lot perseroan.

Selain itu, CGS International memborong 22,6 ribu lot saham MBSS dengan valuasi 9,7 miliar selama satu pekan terakhir.

Di sisi lain, beberapa pialang konsisten distribusi di antaranya Elit Sukses Sekuritas (SA), Maybank Sekuritas Indonesia (ZP), Panin Sekuritas (GR) dan UBS Sekuritas Indonesia (AK).

Elit Sukses membuang 50,8 ribu lot saham MBSS dengan valuasi Rp15,9 miliar di harga bawah Rp3.119 per saham. Sementara itu, Maybank Sekuritas dan Panin Sekuritas menjual masing-masing 32,5 ribu lot saham dan 20,6 ribu lot saham MBSS.

Adapun, UBS Sekuritas Indonesia menjual 21,6 ribu lot saham MBSS dengan valuasi Rp9,6 miliar selama satu pekan terakhir.

(naw)

No more pages