Logo Bloomberg Technoz

Penjualan Mobil Didominasi Rp300 Juta ke Bawah, Selektif Beli

Ibnu Affan
08 October 2026 09:40

BYD Atto 1 ditampilkan dalam ajang pameran otomotif GIIAS 2025 di ICE BSD, Kamis (24/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
BYD Atto 1 ditampilkan dalam ajang pameran otomotif GIIAS 2025 di ICE BSD, Kamis (24/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan penyebab tren kenaikan penjualan mobil hingga periode September sepanjang tahun ini, yang juga sempat mencatat rekor tertinggi pada Agustus.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengatakan dorongan tersebut mayoritas didongkrak dari penjualan mobil dengan harga di bawah Rp300 juta, termasuk berbasis elektrik atau EV.

"Yang meningkat penjualannya adalah segmen dengan harga di bawah Rp300 juta, dan banyak BEV-nya," ujar Jongkie saat dihubungi Bloomberg Technoz, dikutip Kamis (8/10/2026).


Pernyataan tersebut ia utarakan sekaligus merespons atas fenomena daya beli masyarakat Indonesia yang masih rendah, tetapi bertolak belakang dengan tren penjualan mobil yang justru terus naik. Jongkie mengamini fenomena tersebut. Namun, konsumen kini memilih lebih selektif dengan jenis mobil yang efisien, salah satunya lewat harga dan biaya perawatan yang ekonomis.

"Betul [publik kini mencari harga yang terjangkau]. dan juga BEV ini biaya operasinya sangat rendah," tutur Jongkie.