Petani Prediksi Harga Cabai Tinggi Saat Nataru, Pulih di Ramadan
Ibnu Affan
07 October 2026 11:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan petani cabai memprediksi harga cabai yang masih terus mengalami peningkatan saat ini masih terdampak akibat cuaca El Nino yang belum berkesudahan. Hal ini menyebabkan produktivitas panen berkurang.
Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid mengatakan, selama El Nino, khusus cabai rawit merah kerap mengalami gangguan, dan berakibat pada minim panen.
"Mestinya ada sekitar 6.000 hektare panen dari Mei hingga Oktober mestinya ada barangnya. Cuma tidak sampai bulan Oktober sudah habis. Masalahnya itu iklim sangat panas," ujarnya saat dihubungi, Rabu (7/10/2026).
Hamid lantas mengestimasikan harga cabai akan tetap tinggi hingga akhir tahun, khususnya pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Apalagi, El Nino juga diprediksi masih terus belanjut dan lebih panjang.
Meski begitu, Hamid mengatakan sejumlah petani lain di wilayah Jawa Timur berencana akan kembali menanam sepanjang Oktober dan November, dengan estimasi luas lahan mencapai sekitar 8.000 Hektare.






























