Hal ini, kata dia, berpotensi membuat harga cabai selama momen periode Ramadan dan Lebaran 2027 mendatang semestinya mengalami penurunan atau stabil.
"Memang yang paling aman nanti adalah Ramadan. Ramadan, Lebaran itu siap-siap aja harganya murah. Kalau seandainya tanam November, panennya kan Januari. Januari awal panen. Kita mulai puasa di tanggal 17 Februari. Yang mungkin mahal ini adalah di Nataru," tutur dia.
"Jawa Timur tuh sangat penting banget, 60% pasokan kita tuh kan dari Timur."
Belakangan, harga cabai-cabaian memang terus mengalami peningkatan, khusus sepanjang September hingga awal Oktober tahun ini, dengan harga tertinggi di atas Rp100.000/kg.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis hari ini per pukul 9.45 WIB, harga cabaia rawit merah tercatat melonjak 17,4% menjadi Rp118.050/kg secara harian.
Kemudian, harga cabai merah keriting dan merah besar masing-masing juga melonjak 37,39% dan 7,94% menjadi Rp99.400 dan Rp65.950/kg. Hanya cabai rawit hijau yang turun 7,22% menjadi Rp64.300/kg.
(ibn/ell)





























