Logo Bloomberg Technoz

BAHAN BAKAR MINYAK

Riau, Lampung, dan Sumut Hadapi Kelangkaan Solar hingga Pertamax

Sabrina Mulia Rhamadanty
07 October 2026 11:20

Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai, Pertamina Antisipasi Pasokan BBM Bengkulu dari Tiga Terminal BBM (Dok. Pertamina)
Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai, Pertamina Antisipasi Pasokan BBM Bengkulu dari Tiga Terminal BBM (Dok. Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga nonsubsidi masih meluas di sejumlah daerah di Pulau Sumatra hingga saat ini; terutama di Provinsi Riau, Lampung, dan Sumatra Utara (Sumut).

Di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hilir menyoroti kelangkaan BBM subsidi khususnya jenis solar yang masih terjadi.

Ketua Umum DPH LAMR Rohil Datuk Seri Jufrizan mendorong pemerintah bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera membentuk tim terpadu pengawasan rutin.


Menurutnya, penanganan krisis solar subsidi tidak cukup hanya berfokus pada pasokan di tingkat SPBU, melainkan juga harus memastikan BBM tepat sasaran tanpa ada kebocoran di perjalanan.

"Perlu ada langkah bersama melalui tim terpadu. Persoalan ini harus dilihat dari berbagai sisi, mulai dari pasokan, kuota, distribusi sampai pengawasan di lapangan," ujar Datuk Seri Jufrizan melalui kanal resmi Kabupaten Rokan Hilir, Senin (5/10/2026).

Seorang pekerja duduk di dekat pompa bahan bakar di sebuah SPBU PT Pertamina di Bihar, Provinsi Lampung, Indonesia./Bloomberg-Muhammad Fadli