UEA Sebut Serangan di Kokpit FlyDubai sebagai Tindakan Terorisme
News
04 October 2026 07:00

Sara Gharaibeh - Bloomberg News
Bloomberg, Penyelidikan Uni Emirat Arab (UEA) terhadap insiden penerbangan FlyDubai yang nyaris berujung bencana menyatakan bahwa kopilot berusaha “melakukan tindakan terorisme”. Hal ini diungkap usai terungkapnya sejumlah detail lebih lanjut mengenai apa yang terjadi di kokpit.
Jaksa Agung Federal UEA Hamad Al Shamsi mengatakan, kopilot tersebut menggunakan kapak darurat dalam serangannya terhadap pilot, lalu berusaha merebut kendali pesawat yang saat itu sedang dalam perjalanan dari Dubai menuju Tel Aviv -- dikutip dari pernyataannya yang diterbitkan Sabtu (03/09/2026) melalui kantor berita milik pemerintah, WAM.
Associated Press melaporkan, kopilot atau pelaku serangan tersebut adalah warga negara Oman bernama Hamam al-Hammami. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun sudah mengungkap bahwa kopilot tersebut berasal dari Oman, meskipun maskapai penerbangan dan pemerintah UEA belum mengonfirmasi hal itu.
Kewarganegaraan kopilot menjadi sorotan karena Oman dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, sehingga membatasi akses warga negara masing-masing ke negara lain. Menteri Transportasi Israel Miriam Regev menyebutnya sebagai “pelanggaran jelas terhadap perjanjian” dan meminta badan keamanan Shin Bet untuk menyelidiki, menurut Jerusalem Post.





























