Logo Bloomberg Technoz

Ia mencontohkan ketika pemerintah menerbitkan obligasi global atau global bonds, termasuk Panda Bonds, dana yang diperoleh dan ditempatkan di BI akan menambah cadangan devisa.

Di samping itu, Kemenkeu akan terus menjaga kredibilitas kebijakan fiskal untuk mempertahankan kepercayaan investor terhadap aset-aset keuangan Indonesia.

"Saya kira itu bagian dari kita untuk terus menjaga daya tarik Indonesia, sehingga Investor mau masuk ke aset-asetnya seperti SBN," pungkasnya. 

Sebagai catatan, rupiah menutup perdagangan Kamis (1/10/2026) dengan pelemahan yang lebih dalam dari pembukaan paginya. 

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,45% ke Rp17.950/US$, kala harga minyak brent kembali terkerek dan hampir kembali menyentuh level US$100/barel.

Kekhawatiran akan inflasi di tengah ketidakpastian resolusi konflik Timur Tengah membuat harga minyak sulit turun karena pasokan masih terganggu. Ekspektasi inflasi ini membuat yield US Treasury semakin tinggi dan tercatat di 5,32% untuk tenor 10 tahun, sebab pelaku pasar memperkirakan bank sentral AS akan kembali mengerek suku bunga acuan dalam rapat bulan ini.

Kondisi tersebut membuat mata uang Asia kompak melemah. Yen Jepang terpangkas paling tajam, disusul won Korea Selatan, rupiah, baht Thailand, rupee India, dolar Singapura, peso Filipina, dan ringgit Malaysia, serta yuan offshore dan dolar Taiwan. Sementara, dolar Hong Kong dan yuan China stagnan. 

(lav)

No more pages