Logo Bloomberg Technoz

Ekonom PT Bank Permata (BNLI) Faisal Rachman memperkirakan risiko El Nino dan geopolitik Timur Tengah masih akan berlanjut, setidaknya hingga paruh pertama 2027, dan berpotensi menyebabkan inflasi tetap meninggi. 

Dampak El Nino dan Harga Energi

Tekanan harga pangan itu belum akan berakhir dalam waktu dekat. Risiko El Nino menjadi salah satu penyebab tingginya kenaikan harga pangan, karena produksi pertanian terganggu. 

Kondisi tersebut berpotensi semakin menekan harga komoditas pangan ijka gangguan produksi terjadi kala permintaan tetap kuat. Terlebih, menurut Faisal, program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi meningkatkan permintaan terhadap sejumlah komoditas pangan, sehingga menciptakan risiko kenaikan inflasi pangan. 

Di sisi lain kenaikan harga energi global juga berpotensi memperpanjang tekanan inflasi melalui sektor transportasi. Data BPS bahkan menunjukkan kelompok transportasi mencatat inflasi sebesar 4,84% yoy, dengan bensin menjadi kontributor terbesar 0,31 poin persentase terhadap inflasi tahunan.

"Harga energi global yang tetap tinggi menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menggunakan kebijakan fiskal sebagai peredam guncangan (shock absorber), karena kebutuhan untuk mempertahankan harga energi domestik dapat menjadi semakin mahal," sebut Faisal. 

Dari sisi eksternal, risiko inflasi impor (imported inflation) masih tinggi dengan ketidakpastian resolusi konflik Timur Tengah, ditambah ketegangan geopolitik kian meninggi. "Faktor-faktor tersebut telah menciptakan risk-off, membatasi arus modal, dan meningkatkan tekanan terhadap rupiah," katanya. 

Ia memperkirakan pemerintah akan tetap mempertahankan harga energi bersubsidi pada level saat ini dan membuat inflasi umum mencapai sekitar 3,13% pada akhir tahun 2026, jauh lebih tinggi dari inflasi akhir tahun 2025 yang sebesar 2,92%. 

Namun, ia memberi catatan bahwa angka itu berpotensi terlampaui jika eskalasi konflik Timur Tengah kembail meninggi, dan menyebabkan kenaikan harga energi global secara berkepanjangan, disertai aanya dampak El Nino terhadap harga pangan lebih tinggi dari perkirakaan saat ini. 

(dsp/aji)

No more pages