Logo Bloomberg Technoz

Wall Street Masih Tertekan, S&P 500 Catat Kinerja Terburuk

News
01 October 2026 05:10

Wall Street atau bursa saham Amerika Serikat. dok:Bloomberg
Wall Street atau bursa saham Amerika Serikat. dok:Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Volatilitas melanda bursa saham Wall Street di detik-detik terakhir jelang penutupan perdagangan waktu setempat, didorong oleh data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.

Indeks S&P 500 jatuh 0,25%, menggenapkan kinerja bulanan terburuk sejak Juni kemarin.

Dow Jones dan MSCI World Index masing-masing turun 0,9% dan 0,2%. Hanya Nasdaq 100 yang naik 0,2%.


Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah jangka pendek hampir tidak bergerak, sementara imbal hasil obligasi tenor 30 tahun tetap berada di level tertinggi sejak 2002. 

Pasar uang kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan Oktober kurang dari 40%. Nilai tukar dolar bergerak fluktuatif. Harga minyak bertahan di kisaran US$100/barel.