Logo Bloomberg Technoz

Pasar saham tampaknya sedang menantikan katalis baru, tidak mengalami aksi jual drastis maupun reli meyakinkan menuju level tertinggi baru, menurut Chris Zaccarelli dari Northlight Asset Management.

"Kami meyakini bahwa musim laporan keuangan yang kuat dan selesainya pemilihan umum paruh waktu (midterm elections) adalah faktor yang akan mendorong pasar keluar dari rentang perdagangan saat ini dan mencapai level tertinggi baru menjelang akhir tahun," ujarnya.

Sebelumnya pada hari Rabu, saham-saham menguat berkat data yang menunjukkan bahwa ukuran inflasi inti pilihan The Fed, yaitu indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) di luar makanan dan energi, naik sebesar 0,2% pada bulan Agustus, angka yang lebih rendah dari perkiraan. Data bulan sebelumnya juga direvisi turun.

"Ini adalah kabar baik bagi para investor yang khawatir akan lonjakan imbal hasil obligasi baru-baru ini, dan hal ini memperkuat argumen untuk tidak menaikkan suku bunga pada bulan Oktober," kata David Russell dari TradeStation.

Namun, ia menambahkan bahwa data tersebut relatif "lama" dan tidak mencerminkan lonjakan harga solar yang terjadi bulan ini.

"Perjuangan melawan inflasi belum usai, tetapi angka-angka hari ini merupakan langkah ke arah yang tepat," kata Bret Kenwell dari eToro. "Penurunan harga minyak yang signifikan akan membantu meredakan tekanan inflasi, namun fokus saat ini tertuju pada imbal hasil Treasury. Laporan ini mungkin pada akhirnya dapat meredam laju kenaikan imbal hasil tersebut."

Revisi data inflasi terbaru ini akan memberikan ruang untuk bernapas bagi The Fed, sehingga kecil kemungkinannya akan terjadi kenaikan suku bunga pada bulan Oktober, menurut Krishna Guha dari Evercore. 

Meski demikian, ia mencatat bahwa data pertumbuhan ekonomi yang kuat tetap membuka perdebatan mengenai seberapa jauh bank sentral pada akhirnya harus melangkah. 

Belanja konsumen AS meningkat pada bulan Agustus dengan laju tercepat dalam lebih dari setahun, membantu mendorong perekonomian di tengah inflasi yang terus berlanjut.

(bbn)

No more pages