Logo Bloomberg Technoz

Pernyataan tersebut merupakan salah satu penjelasan paling rinci dari Sam Altman soal keputusan perusahaan untuk menunda potensi pencatatan saham hingga setidaknya tahun depan.

OpenAI dan Anthropic PBC, sebelumnya telah mengajukan dokumen rahasia untuk go public, dengan Anthropic diperkirakan akan memulai debutnya pada musim gugur ini.

Kedua perusahaan AI tersebut kembali menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir terkait potensi dampak bencana dari teknologi mereka, menyusul serangkaian insiden keamanan siber yang melibatkan sistem AI mereka serta peringatan mendesak dari para karyawan teknologi di tingkat bawah.

OpenAI mengatakan pekan ini bahwa mereka telah membatalkan rencana untuk meluncurkan versi GPT-6.1 dari model Astra andalan mereka, dengan menyoroti risiko yang meningkat setelah serangkaian insiden peretasan AI yang tidak terkendali baru-baru ini. 

Perusahaan juga telah meminta maaf kepada Australia pekan ini atas pelanggaran terhadap situs web pemerintah yang dilakukan oleh beberapa model AI-nya.

Saat OpenAI mempertimbangkan kembali waktu peluncuran IPO-nya, perusahaan sedang melakukan pembicaraan mengenai putaran pendanaan baru. 

OpenAI menargetkan untuk mengumpulkan sekurang-kurangnya US$30 miliar dari investor dengan valuasi sekitar US$1,4 triliun, dilaporkan Bloomberg. Pendanaan ini dimaksudkan sebagai putaran pendanaan jembatan untuk menyediakan modal yang cukup sebagai pengganti IPO.

“Kami akan go public pada suatu saat nanti,” kata Sam Altman.

(bbn)

No more pages