Produsen Cincin Pintar Oura Tunda IPO di Bursa AS
News
29 September 2026 19:10

Bloomberg, Produsen cincin pemantau kebugaran dan kesehatan, Oura Inc., menjadi perusahaan terbaru yang menunda penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat akibat ketidakpastian pasar penjualan saham perdana.
IPO perusahaan startup teknologi perangkat yang dikenakan ini di bursa Nasdaq semula ditargetkan mengumpulkan dana hingga US$2,2 miliar dan telah menarik pesanan sekitar empat kali lipat dari jumlah saham yang tersedia, demikian dilaporkan Bloomberg pekan lalu.
Oura adalah perusahaan paling terkemuka hingga saat ini yang menunda penawaran sahamnya di AS, sebuah tren yang telah menimbulkan kehati-hatian di pasar yang sedang menanti debut Anthropic PBC.
Perusahaan jasa tenaga nuklir Holtec Nuclear Corp. dan Bamboo Insurance Services Inc. yang didukung oleh CVC Capital Partners sama-sama menunda IPO mereka dalam beberapa hari terakhir, dengan alasan kondisi pasar.
Goldman Sachs Group Inc., Morgan Stanley, JPMorgan Chase & Co., Allen & Co., dan Jefferies Financial Group Inc. menjadi penjamin emisi utama dalam penawaran Oura, menurut dokumen yang diajukan.




























