HULU MIGAS
Tekan Impor, RI Genjot Produksi Minyak di Lapangan Baru pada 2027
Sabrina Mulia Rhamadanty
29 September 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan Indonesia akan berupaya menggenjot produksi minyak bumi dari sejumlah lapangan baru mulai 2027 dan 2028.
Langkah strategis ini diambil guna menekan ketergantungan Indonesia pada impor minyak nasional di tengah lonjakan dan fluktuasi harga minyak dunia
Yuliot menjelaskan kenaikan harga minyak global saat ini hampir menyentuh angka US107/barel, bahkan sempat menembus US109/barel.
Kenaikan ini berpengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan energi nasional. Apalagi, Indonesia saat ini masih mengimpor sebagian besar pasokan minyak bumi dari luar negeri.
“Jadi ya kita melihat karena sebagian besar energi-energi kita yang untuk minyak masih impor dari luar, tentu kita harus melihat sumber dalam negeri bagaimana kita meningkatkan [produksi minyak] dari beberapa lapangan,” ungkap ujar Yuliot saat ditemui awak media dalam agenda Hari Pertambangan dan Energi di Jakarta, Selasa (29/9/2026).





























