KOMODITAS TAMBANG
Kuota RKAB, Isu Logistik Ganjal Eksportir Raup Windfall Batu Bara
Sabrina Mulia Rhamadanty
29 September 2026 09:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Turunnya penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 dan kendala logistik dinilai menyebabkan penerimaan eksportir batu bara nasional saat harga komoditas tersebut sedang dalam tren bullish.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menilai dua kendala itulah yang menjadi penyebab utama kegagalan eksportir mengonversi keuntungan tak terduga (windfall) batu bara menjadi kenaikan penerimaan secara maksimal.
“Banyak hambatan produksi yang terjadi saat ini karena RKAB, operasional tambang, dan logistik yang membuat windfall harga batu bara tidak bisa maksimal dikonversi menjadi kenaikan penerimaan,” kata Bisman kepada Bloomberg Technoz, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, titik lemah utama industri batu bara nasional saat ini terletak pada lambatnya respons rantai pasok.
“Jadi kesimpulan, titik lemahnya terutama ada pada supply response,” tambahnya.





























