Logo Bloomberg Technoz

“Jadi tidak semata-mata karena faktor penurunan di bawah harga Rp50 yang memberikan tekanan kepada IHSG,” tuturnya.

IHSG merosot 1,51% ke level 6.147 pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (28/9/2026). Indeks komposit sempat menyentuh level terendahnya di level 6.140 pada perdagangan kali ini.

Tertekannya IHSG terjadi tepat di hari perdana kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menghapus batas bawah harga saham (floor price) dari Rp50 menjadi Rp1.

Tekanan utama datang dari saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang sempat menekan IHSG mencapai 12,9 poin, yang memengaruhi mover Indeks Komposit mencapai -32% point–to–point.

Terlebih, saham GOTO memiliki jumlah saham beredar yang besar, sehingga masih memiliki pengaruh terhadap bobot Indeks Komposit. Berdasarkan data Bloomberg, GOTO memiliki bobot terbesar dibanding deretan saham gocap lainnya.

Saham GOTO, yang jatuh hingga titik terendah Auto Reject Bawah (ARB) terbaru, amat menjadi perhatian hingga antrean jual menembus 1 miliar lot saham di harga Rp43/saham.

Padahal GOTO pernah menjadi salah satu perusahaan paling bernilai di pasar dengan kapitalisasi yang sempat menembus US$32 miliar tak lama setelah pencatatan saham perdana pada April 2022 silam.

Pembukaan batas harga saham gocap merupakan implementasi tahap awal Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00136/BEI/09-2026 tentang Perubahan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, dikutip Senin (21/9/2026). Keputusan tersebut ditetapkan pada 21 September 2026.

(naw)

No more pages