Logo Bloomberg Technoz

Saifullah Yusuf Bantah Aliran Dana Korupsi ke Muktamar NU 

Azura Yumna Ramadani Purnama
28 September 2026 19:30

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bertemu dengan Prabowo Subianto di Kertanegara, Senin (14/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf bertemu dengan Prabowo Subianto di Kertanegara, Senin (14/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf membantah terdapat aliran dana hingga Rp480 miliar pada perhelatan acara tersebut. Gus Ipul, sapaan akrabnya, menyatakan tuduhan tersebut hanyalah hoaks.

“Ya saya pastikan hoaks. Jadi itu kan disebut-sebut ada aliran dana hasil korupsi ke Muktamar dan lain sebagainya, itu kami pastikan hoaks, itu kabar palsu, itu kabar tidak benar, ya,” kata Saifullah di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (28/09/2026).

Dia menilai tudingan tersebut sangat merugikan internal tubuh NU. Menurut dia, isu tersebut mencederai lancar dan hasil baik dari perhelatan Muktamar ke-35.


“Lebih-lebih Muktamar berjalan dengan baik, lancar, transparan, terbuka, siapa yang setuju, siapa yang tidak setuju semua tahu, siapa yang keberatan semua tahu, ada yang protes semua tahu, dan semua keputusan diambil melalui mekanisme yang ada dan disepakati oleh seluruh peserta Muktamar,” ujar Gus Ipul.

Dia juga meminta semua pernyataan dan narasi yang bernuansa fitnah terhadap penyelenggaraan Muktamar ke-35 untuk dihentikan. Dia memastikan akan mengambil langkah hukum sebagai respons terhadap tudingan tersebut.