Logo Bloomberg Technoz

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya tidak memerinci lebih lanjut apabila sebagian dividen BUMN ini akan kembali masuk ke PNBP KND. Namun, dia memastikan pengalihan sebagian dividen BUMN ini akan mulai dieksekusi pada tahun ini.  

"Sebagian tahun ini juga sudah ada. Tetapi nanti kami lihat petunjuk Bapak Presiden," tuturnya.

Melalui setoran tersebut, Purbaya berharap pemerintah dapat menurunkan penarikan utang baru di tengah tingginya ongkos pembiayaan saat ini.

“Jadi kita meningkatkan efisiensi pendapatan kita. Dan ingin membuat anggaran kita ke depan semakin berkesinambungan. Segala cara kita manfaatkan, termasuk pendapatan dari Danantara,” imbuh Purbaya.

Sekadar catatan, utang pemerintah mencapai Rp10.293,69 triliun per Juni 2026 atau setara dengan 41,26% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Jumlah tersebut naik Rp373,27 triliun atau 3,76%, dibandingkan posisi Maret 2026 yang sebesar Rp9.920,42 triliun.

Pendapatan Danantara Diklaim Naik 400%

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan dirinya mendapatkan laporan mengenai kenaikan pendapatan Danantara sekitar 400% dalam satu tahun selama beroperasi. 

"Saya dapat laporan bahwa revenue, penghasilan dari Danantara sudah naik 400% kurang lebih. Ini terus harus kita audit, terus harus kita cek," kata Prabowo dalam sambutannya saat peluncuran 10 buku karya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jumat (7/8/2026). 

Prabowo juga menyebut, apabila hasil audit nantinya menunjukkan kenaikan yang lebih rendah, misalnya 200%-300%, angka tersebut tetap menunjukkan peningkatan signifikan dalam satu tahun operasi. 

Namun, hingga kini laporan keuangan konsolidasian Danantara Tahun Buku 2025 belum dipublikasikan kepada publik. Kondisi tersebut membuat sumber dan komposisi kenaikan pendapatan yang disampaikan pemerintah belum dapat dilihat secara utuh dari laporan keuangan konsolidasian.

(mfd/wep)

No more pages
← Prev article

Artikel Terkait

Baca Juga

Lainnya

Bloomberg Businessweek Indonesia

Z-Zone