Logo Bloomberg Technoz

Edi mengatakan kebijakan tersebut akan dievaluasi mengikuti perkembangan kualitas udara. Jika kualitas udara kembali berada pada kategori sedang, pembelajaran tatap muka akan kembali dinormalkan.

ISPA di Pontianak Naik

Selain mengganggu aktivitas pendidikan, kabut asap juga mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Edi mengatakan laporan sementara menunjukkan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Pontianak mengalami kenaikan sekitar 5%.

“Nanti kita akan cek lagi separah apa pengaruhnya terhadap penderita ISPA,” ujarnya.

Pemkot Pontianak telah meminta Dinas Kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit bersiaga mengantisipasi kemungkinan bertambahnya warga yang mengalami gangguan pernapasan. Fasilitas kesehatan juga diminta menyiapkan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan.

Masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, diimbau menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah. Aktivitas luar ruangan juga diminta dikurangi, terutama pada malam dan pagi hari ketika paparan asap lebih terasa.

Ribuan Titik Panas Terdeteksi di Kalbar

Kabut asap yang menyelimuti Pontianak tidak hanya berasal dari titik kebakaran di dalam kota. Edi mengatakan asap juga dipengaruhi kebakaran lahan di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, seperti Ketapang, Kubu Raya, Kayong Utara, dan Landak.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat 4.041 titik panas di wilayah Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut, 3.560 titik berada pada tingkat menengah, sedangkan 352 titik berada pada tingkat tinggi.

Di Kota Pontianak, sejumlah titik api masih dalam proses pemadaman, termasuk di kawasan Jalan Sepakat II Ujung dan beberapa titik kecil di Pontianak Utara.

“Ini terus kita padamkan sampai benar-benar tidak ada lagi bara di bawah,” kata Edi.

Menurut Edi, arah angin turut membawa asap dari wilayah sekitar menuju Kota Pontianak sehingga kualitas udara ikut terdampak. Kondisi tersebut semakin berisiko pada musim kemarau ketika lahan gambut mudah terbakar.

Pemkot Pontianak juga telah menetapkan status darurat karhutla untuk memperkuat koordinasi penanganan bersama pemerintah provinsi, pemerintah pusat, Forkopimda, dan pihak swasta.

Edi mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, lahan gambut sulit dipadamkan apabila sudah terbakar sehingga penanganannya harus dilakukan hingga bara di dalam lahan benar-benar padam.

“Lahan gambut kalau sudah terbakar sulit dipadamkan. Tidak cukup hanya disiram, tetapi harus benar-benar dibasahkan,” tegasnya.

Pemkot Pontianak bersama pihak terkait juga melakukan investigasi terhadap lahan yang terbakar. Jika ditemukan unsur kesengajaan, pemilik atau pihak yang melakukan pembakaran akan diproses sesuai ketentuan hukum.

(dec/ell)

No more pages