Logo Bloomberg Technoz

PBB Klaim Temukan Bukti Hamas Lakukan Pemerkosaan

News
05 March 2024 15:00

Konflik Israel Hamas di wilayah Palestina. (Dok: Bloomberg)
Konflik Israel Hamas di wilayah Palestina. (Dok: Bloomberg)

Augusta Saraiva dan Alisa Odenheimer - Bloomberg News

Bloomberg, PBB mengatakan telah menemukan "alasan yang cukup" untuk menyimpulkan bahwa Hamas melakukan kekerasan seksual saat menyerang Israel pada 7 Oktober. Mereka mengatakan ada indikasi kekerasan terus dilakukan terhadap mereka yang disandera.

Sebuah tim PBB menyelidiki tuduhan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Hamas. Mereka mengaku mendapat "informasi yang jelas dan meyakinkan" bahwa perempuan dan anak-anak yang ditahan menjadi sasaran pemerkosaan, penyiksaan, dan perlakuan tidak manusiasi.

Tim tersebut meninjau lebih dari 5.000 foto dan rekaman terkait serangan yang terjadi selama 50 jam, serta melakukan wawancara dengan puluhan pejabat Israel. Mereka mengatakan prevalensi sebenarnya dari kekerasan seksual selama dan setelah serangan pada 7 Oktber "mungkin mmebutuhkan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk terungkap. Dan mungkin tidak sepenuhnya diketahui."

"Mengenai sandera, tim mengatakan merea 'mendapati informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa beberapa dari mereka telah menajdi korban berbagai bentuk kekerasan seksual terkait konflik termasuk pemerkosaan dan penyiksaan seksual. Mereka juga punya alasan yang cukup untuk percaya bahwa kekerasan semacam itu mungkin masih berlangsung," ungkap laporan yang dipimpin oleh Pramila Patten, perwakilan khusus PBB tentang kekerasan seksual dalam konflik.