Dukungan sentimen pasar lain terhadap Bitcoin adalah pernyataan Kantor Pengawas Mata Uang (Office of the Comptroller of the Currency/OCC) terkait langkah akhir bagi penerbit payment stablecoin , sebagai penanda terbaru dari perkembangan yang mendukung industri.
Bursa kripto Deribit menyatakan terdapat tren bullish dimana muncul permintaan terkonsentrasi pada kontrak call dengan harga strike US$90.000, US$95.000, dan US$100.000,
“Posisi beli yang ada sebelumnya tersingkir saat harga turun, dan sebagian besar kenaikan tersebut disebabkan oleh penutupan posisi jual. Hal ini sebagian besar merupakan penyesuaian posisi, bukan penambahan leverage baru,” kata Himanshu Sahay, salah satu pendiri Arch Lending.
Pergerakan Bitcoin hingga pukul 9.55 waktu Indonesia berkisar di US$82.852-US$82.942, mencatatkan bullish terbatas 0,1% dibandingkan perdagangan hari Rabu waktu Indonesia. Bitcoin masih negatif lebih dari 5% sepanjang tahun ini.
(wep)































