Logo Bloomberg Technoz

Respons BGN Soal 180 Orang Diduga Keracunan MBG di Cirebon

Dinda D
21 October 2026 18:00

Siswa mengambil MBG secara prasmanan di SMP Kemala Bhayangkari 3, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa mengambil MBG secara prasmanan di SMP Kemala Bhayangkari 3, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) bicara soal kejadian keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) massal di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana mengatakan pihaknya telah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi atas kejadian tersebut. Namun, saat ini fokus utama BGN adalah memastikan pemulihan kesehatan para korban.

"Langkah yang kami lakukan masih fokus pemulihan kesehatan anak-anak kita," kata Ketut kepada Bloomberg Technoz, Rabu (21/10).


Ketut mengatakan BGN telah mengambil langkah internal dengan menjatuhkan sanksi suspend terhadap dapur yang terlibat. Untuk kasus yang masuk kategori berat, BGN membuka kemungkinan pemberian sanksi lebih lanjut.

"Kalau di internal sudah langsung dilakukan suspend. Kategori berat tidak menutup kemungkinan menjadi suspend permanen atau pemutusan hubungan kerja sama dengan mitra/yayasan," ujarnya.