Logo Bloomberg Technoz

BAHAN BAKAR MINYAK

Bahlil Mau Urai Antrean BBM Sepekan, Kas Pertamina Jadi Tantangan

Sabrina Mulia Rhamadanty
21 October 2026 15:50

Kendaraan mengantri di SPBU PT Pertamina di Bengkulu, Indonesia./Bloomberg-Muhammad Fadli
Kendaraan mengantri di SPBU PT Pertamina di Bengkulu, Indonesia./Bloomberg-Muhammad Fadli

Bloomberg Technoz, Jakarta – Praktisi senior industri minyak dan gas bumi (migas) Hadi Ismoyo menilai target pemerintah untuk menyelesaikan antrean dan penambahan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kurun waktu satu pekan sebenarnya cukup masuk akal dari sisi logistik.

Namun, Hadi menilai tantangan terbesar berada di BUMN energi yang akan PT Pertamina (Persero) yaitu pada ketahanan arus kas perusahaan.

Menurut Hadi, BBM jenis subsidi banyak tersedia di pasar Singapura, dengan durasi pengiriman menuju Indonesia yang relatif singkat.


"Untuk titik di Pulau Jawa membutuhkan waktu sekitar tiga hari, sedangkan untuk daerah di luar Pulau Jawa sekitar lima hari, kalau misalkan mau untuk Bali. Jadi, masih kurang dari tujuh hari dan target satu pekan itu cukup realistis," ujar Hadi saat dihubungi Bloomberg Technoz, Rabu (21/10/2026). 

Petugas mengisi BBM sepeda motor seorang pelanggan, sementara pengendara lain mengantre di sebuah SPBU Pertamina di Nusa Dua, Bali./Bloomberg-Dimas A.

Beban Keuangan