Logo Bloomberg Technoz

"Meskipun tidak harus sama dengan BEV. Mungkin ya yang penting ada insentif. Yang penting ada insentif sehingga industri ini juga tumbuh karena manfaatnya juga sama-sama dirasakan baik untuk masyarakat maupun negara,” kata dia.

Sarmuji menilai kendaraan hybrid, PHEV, dan REEV memiliki keunggulan dari sisi kesiapan industri karena masih menggunakan mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE), selain memanfaatkan teknologi elektrifikasi. 

Dengan demikian, industri otomotif tidak harus mengubah seluruh komponen produksinya untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan kendaraan elektrifikasi.

“Kalau yang plug-in maupun yang hybrid biasa, maupun yang REEV, itu masih memakai baterai, tapi juga masih mesin, ICE-nya masih juga pakai. Jadi komponen-komponen yang sekarang produksi sekarang itu tidak perlu berubah secara total juga,” ujarnya.

“Akan kita dorong secepatnya, mumpung ada momentum harga BBM lagi naik-naik ini, ada momentumlah kita untuk memperkuat industri berbasis baterai, tetapi dengan tadi dengan berbagai jenis tadi itu."

Pemerintah sebelumnya memang tengah pembahasan untuk kembali memberikan insentif bagi industri otomotif untuk tahun ini. Wacana telah bergulir sejak semester pertama tahun ini, namun belum kunjung ada kepastian.

(ain)

No more pages