Logo Bloomberg Technoz

BAHAN BAKAR MINYAK

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

Sabrina Mulia Rhamadanty
20 October 2026 15:55

Pemotor memadati SPBU Pertamina di Pangkal Pinang untuk mengisi BBM (Dimas Ardian/Bloomberg)
Pemotor memadati SPBU Pertamina di Pangkal Pinang untuk mengisi BBM (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui adanya antrean pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Jawa Timur. Pemerintah menargetkan permasalahan pasokan tersebut dapat diselesaikan sepenuhnya dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman, usai menerima kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Laode membeberkan indikasi antrean BBM terjadi di beberapa daerah, seperti Malang, Jember, dan Blitar. Pihaknya langsung melakukan koordinasi agar ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat Jawa Timur segera normal kembali.


"Memang ada beberapa wilayah yang terindikasi ada antrean, seperti di Malang, Jember, Blitar. Tadi kita upayakan agar segera dapat teratasi," kata Laode. 

Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman (Bloomberg Technoz/Azura)

Ia menekankan Jawa Timur berada dalam wilayah operasional MOR V (Jatimbalinus). Oleh karena itu, Kementerian ESDM memastikan distribusi BBM untuk wilayah Jawa Timur diutamakan dan tidak sampai terganggu oleh pengiriman ke daerah lain.