Logo Bloomberg Technoz

BAHAN BAKAR MINYAK

Skema Ganjil Genap Beli Pertalite di Bali Diperpanjang 23 Oktober

Azura Yumna Ramadani Purnama
19 October 2026 15:30

SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian
SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gubernur Bali I Wayan Koster mengumumkan sistem ganjil–genap pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Bali diperpanjang menjadi 23 Oktober 2026, dari sebelumnya ditetapkan hingga hari ini, Senin (19/10/2026).

Koster menjelaskan perpanjangan kebijakan tersebut dilakukan sembari PT Pertamina (Persero) mempertebal stok Pertalite di Bali, dari sebelumya sekitar 11–12 hari menjadi sekitar 15 hari.

Koster juga memastikan pemerintah daerah bakal mengevaluasi kembali kebijakan ganjil-genap tersebut. Sehingga jika antrean pembelian BBM sudah kembali normal, maka kebijakan tersebut bakal dicabut.


"Kami di daerah akan membantu pelaksana tugas PT Pertamina ini di lapangan kami akan memperpanjang pengaturan ganjil-genap yang berakhir terakhir hari ini itu akan ditambah mulai besok sampai hari Jumat, tanggal 23 Oktober nanti," kata Koster kepada awak media di Bali, mengutip keterangan Kementerian ESDM, Senin (19/10/2026).

Petugas mengisi BBM sepeda motor seorang pelanggan, sementara pengendara lain mengantre di sebuah SPBU Pertamina di Nusa Dua, Bali./Bloomberg-Dimas A.

Koster mengklaim kebijakan ganjil–genap tersebut efektif mengurai antrean yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).