Logo Bloomberg Technoz

Selain menjaga stabilitas ekonomi, Airlangga menyebut pemerintah juga berupaya mendorong kinerja ekspor nasional melalui berbagai sektor, termasuk industri manufaktur.

Di samping turut melakukan evaluasi serta perbaikan untuk mengevaluasi berbagai faktor yang berpotensi menghambat ekspor, juga menindaklanjuti hal-hal yang perlu diperbaiki sesuai arahan Presiden melalui satuan tugas (satgas).

Senada, Menteri Keuangan Suahasil Nazara juga mengatakan bahwa ketahanan ekonomi domestik masih mampu mengahadapi kondisi global yang penuh ketidakpastian. 

'Kami melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa kondisi ekonomi makro Indonesia masih sangat resilient. Aktivitas transaksi masyarakat juga masih sangat resilient. Karena itu, kita akan terus menjaga stabilitas ke depan sekaligus mendorong pertumbuhan," kata Suahasil. 

Di sisi lain, ia mengatakan pihaknya juga akan terus mencari ruang efisiensi dalam pelaksanaan anggaran hingga akhir 2026. 

Suahasil menegaskan, upaya efisiensi tersebut tidak akan menghentikan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

"Karena itu, poinnya adalah bukan tentang potong anggarannya, tetapi bagaimana mencapai (output) dari yang direncanakan dengan pelaksanaan yang efisien," jelasnya. 

Suahasil juga memperkirakan belanja pemerintah akan mencapai Rp1.300 triliun pada kuartal IV-2026. Nilai tersebut diproyeksikan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dikisaran Rp1.200 triliun. 

Menurut Bendahara Negara tersebut, peningkatan belanja pemerintah diharapkan memberikan dorongan positif terhadap pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun.

(lav)

No more pages