Logo Bloomberg Technoz

Airlangga Beber Penyebab KEK Vietnam-Malaysia Lebih Maju dari RI

Pramesti Regita Cindy
19 October 2026 14:50

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bergegas ke Istana, Senin (08/09) (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bergegas ke Istana, Senin (08/09) (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyoroti adanya ketimpangan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (special economic zone/SEZ) antara Indonesia dan sejumlah negara di kawasan ASEAN. 

Ia bahkan menyoroti ketimpangan jumlah keberadaan KEK Malaysia dan Vietnam yang jauh lebih banyak dibandingkan Indonesia, hingga mampu menggaet investasi melalui industri elektronik.

"Vietnam dan Malaysia dengan elektronik bisa tumbuh tinggi dan mereka mengembangkan yang namanya special economic zone (SEZ). Vietnam 1,8 juta, Malaysia 2 juta, Indonesia baru 24.000," kata Airlangga dalam Launching Dashboard Indeks Akses Keuangan di Daerah (IKAD), di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Senin (19/10/2026)


Berkaca pada hal tersebut, menurutnya pengembangan KEK untuk menarik investasi ke dalam negeri perlu jadi perhatian pemerintah, demi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 8%.

Di sisi lain, koordinator menteri bidang ekonomi ini bahkan menegaskan adanya perbedaan strategi industrialisasi Indonesia dengan kedua negara tersebut, utamanya dari sisi pengembangan industri elektronik.