Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Hari Ini: Habis MSCI, Terbitlah BI Rate

Tim Riset Bloomberg Technoz
19 October 2026 08:49

Sejumlah uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sejumlah uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah di pasar spot berpotensi melanjutkan volatilitasnya hari ini, Senin (19/10/2026). Indeks dolar Amerika Serikat (AS) bertahan tinggi 101,83, diikuti dengan harga minyak Brent yang masih di kisaran US$108/barel menjadi faktor yang sepertinya bakal menggerakkan mata uang Nusantara.

Ditambah, persepsi investor terhadap pasar domestik memburuk setelah MSCI mengumumkan kemungkinan klasifikasi pasar saham RI berubah jadi pasar mandiri (Standalone Market) dari pasar negara berkembang (Emerging Market). MSCI menyoroti dugaan praktik perdagangan yang terkoordinasi dan bukti penegakan aturan yang dianggap belum memadai. 

Rupiah di pasar spot tergerus 0,41% pada perdagangan Jumat (16/10) dan ditutup di Rp18.012/US$, menggenapi pelemahan sebulan terakhir menjadi 1,5%. Premi risiko Indonesia di mata investor turut menanjak, terlihat dari Credit Default Swap (CDS) INDON 5 tahun yang naik ke 97. 

Pergerakan rupiah di pasar offshore dan spot. (Bloomberg)

Di luar persoalan pasar keuangan, Bloomberg Economics bahkan menyoroti risiko ketidakstabilan politik Indonesia. Dalam model risiko negara yang digunakan, Indonesia mencatat indeks ketidakstabilan rezim sebesar 20,55, tertinggi di antara negara-negara G20 dan jauh di atas India yang berada di posisi kedua dengan 7,47. 

Model risiko negara-negara G20. (Bloomberg Economics)

Dari dalam negeri, ruang gerak Bank Indonesia (BI) juga jadi perhatian. Intervensi di pasar NDF dan Domestic NDF, serta instrumen lainnya diupayakan untuk meredam volatilitas. Namun efektivitas intervensi itu akan sangat bergantung pada seberapa besar tekanan yang dihadapi dan seberapa cepat kepercayaan pulih.