Logo Bloomberg Technoz

Wamenko Ekonomi Minta Investor Tak Panik: Hitung Sendiri

Pramesti Regita Cindy
16 October 2026 15:50

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Hari Wibowo meminta investor domestik tidak mudah panik menyikapi pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memicu gejolak di pasar modal Indonesia. 

Ketimbang panik, Dradjad justru menyarankan agar melakukan analisis atau perhitungan secara mandiri dan tidak hanya mengandalkan penilaian lembaga indeks global tersebut.

"Kepada teman-teman investor domestik, ini tolong lakukan sendiri, hitung-hitungannya sendiri, bahwa MSCI itu punya reputasi tinggi, ini iya, bahwa kita juga perlu memperhatikan apa yang mereka sampaikan, iya. Tapi satu yang ingin saya sampaikan, mereka tidak selalu benar," kata Dradjad kepada awak media di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (16/10/2026). 


Dia pun mengingatkan bahwa gejolak pasar tidak semestinya langsung membuat investor melepas saham tanpa terlebih dahulu mempertimbangkan prospek dan valuasi perusahaan.

Sebagai contoh, Drajad menyinggung prospek emiten sektor konsumer yang diperkirakan mencatatkan kenaikan pendapatan hampir 6% pada kuartal III-2026.