Kristomei Beri Sinyal Ganti Pegawai BNPB yang Terlibat Korupsi
Merinda Faradianti
16 October 2026 14:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi menyatakan akan melakukan konsolidasi internal dan bersih-bersih di lingkungan lembaganya menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam operasi tersebut, KPK menjerat sebagai tersangka Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BNPB, Gabriel Purwaka Sigit (GPS). Kemudian, Tenaga Ahli Kepala BNPB Letjen Suharyanto, Bima Setiawan (BMS) dan Tenaga Ahli Kepala BNPB, Richard Erlangga (RCH).
Kristomei menegaskan BNPB tidak akan melakukan intervensi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
“Kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya. Tidak ada intervensi dari BNPB. Silakan aparat penegak hukum memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Kristomei dikutip, Jumat (16/10/2026).
Terkait kemungkinan pergantian personel, Kristomei mengatakan BNPB akan melihat perkembangan situasi dan kebutuhan organisasi.





























