KSP mendorong Agrinas dan pengelola koperasi untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah dicapai agar penyediaan obat dapat berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Keputusan tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat setempat, khususnya di wilayah yang belum memiliki gerai apotek maupun klinik.
"Semuanya bisa memberikan satu jawaban, konklusi, dan kesimpulan bahwa obat-obatan, baik yang bebas maupun bebas terbatas, bisa segera disalurkan di Koperasi Desa Merah Putih,” kata Sigit.
Secara bersamaan atau Kamis (15/10/2026) kemarin, pemerintah juga melakukan sidak serentak untuk mengecek kesiapan dan progres operasional sebanyak sekitar 8.000 Kopdes di seluruh Indonesia hingga 8 hari setelahnya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pemeriksaan akan menyasar kepada sejumlah aspek yang meliputi kesiapan operasional penyaluran barang subsidi seeperti pupuk, beras, layanan keuangan, hingga keberadaan para manajer Kopdes.
"Pastikan akan ada banyak masalah ini, akan ada banyak yang perlu diperbaiki," kata Zulhas, baru-baru ini. "Maka kita akan monitoring agar ini bisa berjalan dengan baik. Kami perlu waktu dan kami pastikan sudah ada [Kopdes yang operasionalnya] bagus."
(roy)




























