Rupiah Spot Tersungkur ke Rp18.063/US$, Imbas Pengumuman MSCI
Tim Riset Bloomberg Technoz
16 October 2026 09:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah dibuka melemah 0,26% ke Rp17.984/US$ pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Tak lama berselang rumah kian ambles 0,61% dan tembus Rp18.063/US$ pada 09.10 WIB.
Pelemahan rupiah dipicu oleh pengumuman MSCI yang mempertimbangkan pasar saham RI turun kasta menjadi Standalone Market. Posisi Standalone Market merupakan ancaman yang lebih serius daripada turun ke Frontier Market seperti pertimbangan MSCI sebelumnya.
Sentimen ini menambah daftar panjang tekanan yang akan dihadapi rupiah hari ini. Sebelumnya, rupiah menghadapi sentimen negatif usai rilisnya sejumlah data ekonomi yang rilis pada Oktober.
Mulai dari inflasi September yang menanjak jadi 3,28% yoy, daya beli melemah yang tercermin pada penurunan keyakinan konsumen, kondisi neraca dagang yang masih surplus tetapi tergerus banyak oleh defisit minyak dan gas (migas), serta utang luar negeri yang menembus Rp8.220 triliun, tertinggi sepanjang sejarah.
Dari sisi eksternal, rupiah masih menghadapi tekanan dari tingginya harga minyak yang masih berada di sekitar US$105/barel, diikuti ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed setidaknya satu kali pada bulan ini.


























