Saham Cip Anjlok, Aksi Jual Pasar Global Kian Dalam
News
15 October 2026 12:34

Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News
Bloomberg, Aksi jual saham global semakin dalam setelah saham-saham semikonduktor anjlok di Wall Street dan Asia, memangkas lebih jauh reli tajam saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) yang berlangsung sejak awal tahun. Di sisi lain, obligasi pemerintah AS (Treasury) menguat karena permintaan terhadap aset aman, sementara dolar melemah.
Indeks saham Asia Pasifik MSCI Inc merosot 3,1% dan menuju penutupan terendah sejak Juli. Indeks Kospi Korea Selatan—yang menjadi barometer perdagangan saham terkait AI—memimpin penurunan di kawasan dengan anjlok 8% hingga memicu penghentian sementara perdagangan. Indeks tersebut berpotensi mencatat penutupan terlemah sejak April, setelah saham Samsung Electronics Co dan SK Hynix Inc masing-masing merosot sekitar 10%.
Kontrak berjangka saham mengindikasikan bahwa saham-saham teknologi AS masih akan melanjutkan pelemahan. Kontrak berjangka indeks Nasdaq 100 turun 1,1%. Kontrak tersebut juga mengisyaratkan saham-saham Eropa akan dibuka melemah sekitar 1%.
Penurunan tajam saham-saham semikonduktor pada Rabu (14/10) dipicu oleh inflasi AS yang mencapai laju tercepat dalam lima bulan. Kondisi tersebut mendorong para trader meningkatkan taruhan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga, meskipun para pejabat bank sentral itu menahan suku bunga pada Oktober. Treasury sempat merosot setelah data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS dirilis, tetapi kemudian memulihkan sebagian besar kerugiannya seiring meningkatnya minat investor terhadap obligasi dengan imbal hasil yang mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.




























